Skip to main content

BAWANG DAYAK KECIL – KECIL BANYAK KHASIAT


Hallo my followers, apa kabar nih ? semoga baik – baik saja. Tetap semangat dan semangat membaca. Salam pembaca.

Oiya, sebelumnya aku memberi salam selamat datang kepada para followers aku yang selalu senantiasa menunggu artikel terbaru aku yang sangat informatif dan terpercaya. My followers aku mau nanya nih, kalian pada tau gak atau pernah mendengar umbi bawang dayak ? belum tau nihhh. Wahh sini – sini aku memberikan informasinya. Yuk kita simak my followers si bawang yang penuh khasiat.





 Bawang dayak atau nama latinnya Eleutherine americana Merr merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat (Utami, 2013). Masyarakat di masing – masing daerah mempunyai nama penyebutan yang berbeda ada yang diberi nama bawang tiwai, bawang sabrang, dan bawang berlian. Mungkin di daerah kalian ada terdapat umbi bawang dayak tetapi hanya berbeda namanya saja. Tanaman bawang dayak sering dimanfaatkan masyarakat lokal Kalimantan sebagai obat - obatan tradisional.

Umbi bawang dayak mempunyai ciri – ciri merah menyala dengan permukaan yang sangat licin, komposisi daun bersirip ganda dan letak daunnya berpasangan, bentuk daun seperti pita atau garis, memiliki bunga putih sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan sepintas hampir tidak bisa dibedakan dengan bawang merah yang kita kenal. Namun, jika dilihat secara teliti terlihat warna umbi bawang dayak cenderung berwarna keunguan dan lapisan daging buah juga lebih tebal  dan terkesan lebih kokoh dari bawang merah biasanya. Ketika bawang dayak diiris, maka tidak akan menyebabkan mata perih layaknya bawang merah pada umumnya. Ciri khas lainnya, apabila di pegang maka warna merah pada bawang dayak ini akan menempel di tangan. Yang menarik, bawang dayak ini rupanya lebih dikenal sebagai bahan obat tradisional ketimbang sebagai bahan bumbu masak, rasanya yang lebih getir membuatnya tidak cocok untuk dimanfaatkan sebagai bumbu masak (galingging, 2010).

Berdasarkan hasil penelitian yang terdahulu khasiat bawang dayak diketahui memiliki kandungan fitokimia seperti alkaloid, flavonoid, steroid, glikosida, fenolik, dan zat tanin yang kesemuanya berperan besar terhadap kesehatan. Menurut Wardani (2010) bawang dayak mengandung senyawa metabolit sekunder golongan naftokuinon, naftokuinon dikenal sebagai antimikroba, antifungal, antivirial, dan antiparasitik. Selain itu, menurut Babula (2009) naftokuinon memiliko bioaktivitas sebagai antikanker dan antioksidan yang  biasanya terdapat di virus dan mikroba lainnya sehingga menghentikan penularan penyakit sedangkan antioksidannya yang sangat tinggi mampu menghadapi radikal bebas sehingga efektif sebagai pencegah kanker, pencegah radang,, tumor dan pendarahan.


Dari kayanya kandungan yang terdapat pada bawang dayak masyarakat di Kalimantan memanfaatkannya sebagai obat anti kanker, mengontrol tekanan darah, mengontrol batu ginjal, mengobati batu ginjal, menurunkan kadar gula darah, mencegah jantung koroner, agen antiinflamsi, menangkal radikal bebas, perawatan kulit, meningkatkan metabolisme dan bagus untuk sistem reproduksi wanita. Terdapat juga penelitian yang menunjukkan bahwa khasiat bawang dayak secara signifikan menjadi pengobatan kanker payudara (Kuntorini, 2010). Dalam penelitian yang telah dilakukan bawang dayak memiliki aktivitas sitotoksik yang paling tinggi terhadap sel T47D (Fitri, 2014).  Namun masih dibutuhkan studi lebih lanjut mengenai penemuan tersebut.

Saat ini, bawang dayak dapat diolah menjadi obat tradisional, yakni dengan memotong tipis-tipis akar bawang dan merebusnya hingga mendidih. Setelah itu dapat disaring untuk mengambil air rebusannya dan siap untuk diminum. Selain obat tradisional, bawang dayak juga bisa dijadikan bahan olahan seperti manisan, simplisia dan bubuk bawang. Kini, bawang dayak mulai dibudidayakan dalam skala terbatas, namun kebanyakan masih dijumpai di kawasan Kalimantan. Tetapi jelas bawang dayak bisa menjadi pilihan alternatif untuk pengobatan tradisional di Indonesia.

Jadi, kesimpulannya adalah bahwa bawang dayak memiliki khasiat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dari yang dapat sebagai antikanker, antimikroba, dan masih banyak lagi riset-riset yang telah melakukan penelitiannya.

Okeyy ………. Sekian dulu ya untuk blog hari ini. Semoga bermanfaat dan mendapatkan ilmu pengetahuan yang sangat berguna. See on the next blog.^-^ ^-^

Referensi :
Babula. 2009. Noteworthy  Secondary  Metabolites Naphthoquinones-their Occurrence,  Pharmacological  Properties  and  Analysis, Current  Pharmaceutical Analysis,5,47-68.

Fitri. 2014. Effects of Inhibition Cell Cycle and Apoptosis of Sabrang Onion extract  (Eleutherine  bulbosa (Mill.)  Urb.)  on  Breast  Cancer  Cells, International Journal of PharmTech Research, 6, 1392-1396.

Galingging. 2010. Bawang dayak (Elutherine palmifolia) Sebagai Tanaman Obat Multifungsi. Warta Penelitian dan Pengembangan. Vol 15, No 3, Halaman 2- 4

Kuntorini. 2010. Structural  Development  and  Bioactive  Content  of Red  Bulb  Plant  (Eleutherine  americana Merr.);  a  Tradisional  Medicines  for  Local Kalimantan People, Biodiversitas, 11, 102-106

Utami. 2013. Umbi Ajaib Tumpas Penyakit. Jakarta. Hal 6

Wardani, 2010. Identifikasi Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Kloroform Umbi Bawang Sabrang (Elutherine palmifolia). Makalah seminar kimia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangkaraya. Hal 1-10

Comments

  1. Bermanfaat sekali... Makasih ka nfonya

    ReplyDelete
  2. Sangat bermanfaat sekali, makasih ya informasi nya

    ReplyDelete
  3. Terima kasih informasinya, sangat bermanfaat! Semangat terus menulisnya ya!❤️

    ReplyDelete
  4. Terimaksih informasinya sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  5. Sangat bermanfaat, terimakasih.

    ReplyDelete
  6. sangat bermanfaat informasinya, terimakasih

    ReplyDelete
  7. sangat bermanfaat :) , jangan lupa mampir ke blog aku juga yaaa

    ReplyDelete
  8. Sangat bermanfaat.dari penjelasan tersebut saya lebih mengetahui apa saja manfaat bawang dayak selain untuk menurunkan kadar gula darah dan mengontrol tekanan darah.

    ReplyDelete
  9. Wahh blog nya bermanfaat bgt buat menambah wawasan, apalagi tentang bawang dayak ini yg awalnya aku kurang tau itu apa. Namun, setelah membaca blog ini aku sudah mengetahui lebih jauh��

    ReplyDelete
  10. ternyata banyak sekali manfaatnya, terimakasih

    ReplyDelete
  11. Terima kasih kepada semua yang telah membaca semoga bermanfaat yaa. Hehhe salam pembaca

    ReplyDelete
  12. setelah aku baca blog ini aku semakin tau manfaat nya, terimakasih informasinya 😉

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

ALL ABOUT ANTIMICROBIAL

ALL ABOUT ANTIMICROBIAL Hello guys, aku kembali lagi nih dengan informasi yang tentunya bermanfaat bagi kalian. Kali ini aku akan membahas mengenai antimikroba. Yuk kita simak sama-sama semoga suka ya J J . Apa itu antimikroba ??????? Sumber : https://biofar.id/antimikroba/ 1. Pendahuluan A ntimikorba adalah zat-zat kimia yang dihasilkan oleh fungi dan bakteri, zat tersebut memiliki khasiat atau kemampuan untuk mematikan/menghambat pertumbuhan kuman sedangkan toksisitas terhadap manusia relative kecil.            Terdapat banyak jenis antimikroba yang banyak beredar di masyarakat yang dapat dibedakan dalam beberapa golongan seperti berdasarkan mekanisme kerjanya, spektrum, struktur kimia, aksi utamanya, dan tempat kerjanya (Anonim, 2014).         Penggunaan antimikroba yang sembarangan atau tidak tepat sesuai dengan indikasi, dapat mengakibatk...